Jumat, 03 Juli 2015

Kebiasaan Masyarakat Jepang Yang Patut Dicontoh Pemuda Indonesia

Kali ini saya akan membahas tentang Kebiasaan Masyarakat Jepang Yang Patut Ditiru Pemuda Indonesia, pasti kalian sudah tahu kan Negara Jepang. Pasti pertama terpikir adalah anime dan manga jepang yang sudah mendunia, negeri ini juga kaya akan budaya. Pembahasan kali ini mencakup kebiasaan yang memang patut untuk ditiru oleh pemuda indonesia. Kenapa pemuda? Karena pemuda lah yang akan meneruskan perjalankan negeri ini, pemuda pula yang akan menentukan mau dibawa kemana negeri indonesia ini.

#Pertama apa itu definisi pemuda?
"Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun masa datang. Sebagai calon generasi penerus yang akan menggantikan generasi sebelumnya."

#Macam-macam Kebiasaan :

Budaya Baca

Kebiasaan ini bisa dilihat seperti saat masyarakatnya berada didalam kendaraan, seperti didalam kereta didalam bus banyak masyarakat jepang yang membaca. Entah itu membaca buku pelajaran, komik, majalah, koran maupun hanya membaca melalui gadgetnya. Budaya ini sudah sangat kental dengan masyarakatnya. Kita sebagai pemuda harus menanamkan budaya ini dalam keseharian karena dengan membaca kita dapat menambah pengetahuan, yang bermanfaat bagi kita maupun orang lain. Membaca pula yang membuat bangsa ini lebih maju, agar tidak dijajah oleh bangsa lain. Mulailah membiasakan diri membaca, bisa dimulai dari membaca artikel di internet, membaca buku pelajaran.

Malu

Malu ini adalah budaya turun temurun yang diturunkan oleh leluhurnya. Seperti harakiri yaitu budaya menusukan pisau ke perut yang sudah ada pada zaman samurai. Pada zaman ini budaya malu terlihat pada masyarakat yang malu untuk melanggar hukum. Seperti contoh pada antri saja, orang jepang malu apabila mendahului antrian yang bukan hak nya, itu yang membuat budaya antri pula kental disana. Budaya ini harus ditanamkan pula pada pemuda indonesia, harus malu apabila kita melanggar kesalahan agar menekan angka pelanggaran. Seperti kita harus malu apabila korupsi, malu apabila melanggar kesalahan, malu apabila menyontek apabila ujian.

Hidup Hemat

Orang jepang memiliki kebiasaan hidup hemat dalam keseharianya, seperti memilih jalan kaki atau naik sepeda apabila berpergian. Itu sungguh jelas dalam menghemat pengeluaran, selain itu juga menyehatkan badan karena tubuh lebih banyak bergerak. Ini juga yang harus ditanamkan kebiasaan ini oleh pemuda, dalam keseharian pasti banyak yang masih hidup boros. Seperti banyak pengeluaran yang tidak perlu tapi di sanggupkan, menghambur hambur kan uang. Mari kita sebagai pemuda memulai hidup hemat.

Pantang Menyerah

Sejarah membuktikan jepang adalah negara yang masyarakatnya tahan banting dan pantang menyerah. Dahulu bisa dibuktikan dengan kekalahan jepang pada perang dunia dan di bom atomnya Hirosima dan Nagasaki jepang masih bisa bangkit menjadi bangsa yang maju dan memiliki ekonomi yang tinggi di dunia. Budaya ini harus ditanamkan bagi para pemua indonesia, sifat pantang menyerah dalam menjalankan hidup. Seperti pantang menyerah dalam belajar mengejar cita cita, pantang menyerah dalam mengejar impian. Dengan adanya sifat ini kita akan lebih kuat dalam menjalani hidup.

Menjaaga Tradisi

Jepang adalah negara yang kaya akan tradisinya, bisa dilihat di indonesia saja banyak perayaan festival budaya jepang. Tradisinya seperti matsuri, hanabi dan lainya. Mereka masyarakat jepang sangat pegang teguh dalam tradisi ini semua lapisan pun ikut turut serta dalam menjaga tradisi. Nah ini yang harus diperhatikan oleh pemuda indonesia, disaat tradisi kita di klaim oleh negara lain kita malah mendukung budaya lain seperti budaya korean, japan, budaya amerika yang semuanya belum tentu sesuai dengan tradisi bangsa indonesia. Sebetulnya itu tidak salah hanya saja kita harus menyaringnya mana yang baik dan mana yang buruk bagi kita. Tradisi daerah harus kita pertahankan, kalau bukan kita pemuda indonesia siapa lagi yang akan menjaganya.

#Kesimpulan


Memang kebiasaan baik bisa datang dari mana saja, kembali kepada diri masing masing mau mengikuti kebiasaan baik mana. Tapi tidak ada salahnya apabila contoh kebiasaan diatas dicoba, karena itu adalah kebiasaan baik. Dan berguna untuk diri kita dan orang sekitar kita. Jangan dilupakan pula kebudayaan indonesia, jangan karena mengikuti kebiasaan budaya lagin sampai kebiasaan baik di negeri sendiri tidak seperti gotong royong, menolong dan lainya. Jadi tetap cintai budaya indonesia.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar